Sharing Informasi Pariwisata, Disbudpar Babel Terima Kunjungan Kerja DPRD Sulawesi Selatan

Pangkalpinang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berbagi informasi pariwisata dengan Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, di ruang rapat kantor Disbudpar Babel, Pangkalpinang, Rabu (11/4/2018).

Sharing informasi ini diperuntukkan kunjungan kerja Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka konsultasi terkait Perkembangan Destinasi Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dipilihnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan tanpa alasan. Menurut Ariady Arsal mewakili rombongan, salah satu alasannya adalah cepatnya pertumbuhan kepariwisataan di Bangka Belitung.

“Memang ada beberapa hal yang kami pertimbangkan untuk memilih Bangka Belitung sebagai daerah tujuan dalam kunjungan kerja kami. Bangka Belitung mampu secara efektif memasarkan potensi pariwisata. Kami melihat promosinya melalui internet, media sosial, bahkan lewat film Laskar Pelangi,” katanya.

Diakui Ariady, walau pun Sulawesi Selatan memiliki Taman Nasional Takabonerate dan beberapa potensi wisata laut lainnya, namun masih membutuhkan informasi yang tepat untuk mengelolanya dari yang berpengalaman.

“Khusus destinasi pantai dan laut, Sulawesi Selatan membutuhkan sharing informasi wisata dari Bangka Belitung yang sudah lebih awal dikenal dibanding destinasi laut di Sulawesi Selatan, seperti Taman Nasional Takabonerate dan potensi laut lain yang ada di sekitar Makassar,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Destinasi Pariwisata Rusni Budiati memberikan paparan singkat tentang Pembangunan Pariwisata Bangka Belitung secara keseluruhan, serta Bangka Belitung sebagai destinasi pariwisata.

“Bagi kami Bangka Belitung sebagai destinasi pariwisata sudah cukup banyak capaian-capaian yang telah semakin melambungkan namanya, baik di dunia pariwisata nasional mau pun internasional,” ucap Rusni.

Rusni menambahkan, “Strategi pengembangan Bangka Belitung sebagai destinasi pariwisata mencakup tiga hal, yakni peningkatan kualitas SDM, pembangunan destinasi, dan pemasaran pariwisata.”

Terkait pemasaran, Kabid Pemasaran Pariwisata Arie Primajaya menunjukkan sebuah video promosi pariwisata Bangka Belitung.

“Video ini singkat namun yang terpenting saat membuat video promosi pariwisata adalah bagaimana kita membuat orang yang melihatnya terkesan, kemudian penasaran dan mau melihatnya langsung,” kata Arie.

Dari segi sumber daya pariwisata, Sekretaris Disbudpar Babel Engkus Kuswenda menyampaikan bahwa Puteri Indonesia tahun 2018 diraih oleh Bangka Belitung.

“Dari segi sumber daya manusianya atau Sumber Daya Pariwisata, tahun ini Bangka Belitung terpilih sebagai Puteri Indonesia. Capaian-capaian seperti ini juga menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata,” tutur Engkus.

Selain Rusni dan Arie, pertemuan ini juga diikuti oleh dua Kabid lainnya, yakni Kabid Pengembangan Kebudayaan Zuardi dan Kabid SDP, Ekraf, dan Kelembagaan Widyastuti.

Sementara, selain Ariady tim Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang diketuai Jamaluddin Jafar, beranggotakan dua orang yakni Yusran Paris dan Muchlis, ditambah satu staf, yakni Indah.

Mengakhiri kunjungannya, Ariady berharap bahwa informasi pariwisata yang diperolehnya dapat membantu pembangunan pariwisata di Sulawesi Selatan.

“Kami berterima kasih sekali sudah diterima dengan baik oleh rekan-rekan Disbudpar Babel dan semoga informasi yang kami dapat hari ini dapat membantu kami untuk membangun pariwisata di daerah kami,” tutur Ariady. 

 

Penulis : Ernawati Arif (Prahum Disbudpar Babel)

Foto      : Ernawati Arif