Pola Baru Rakor Pariwisata, Optimalkan Keselarasan Program dan Kegiatan Pariwisata

Pangkalpinang – Untuk menyelaraskan program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan kabupaten/kota, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (rakor) Perencanaan Pariwisata dan Budaya yang rencananya dilaksanakan akhir Februari 2018.

Kepala Disbudpar Babel melalui Kepala Sub Bagian Perencanaan, Firmansyah mengatakan bahwa tahun ini ada pola baru pelaksanaan rakor, dimana rakor akan dilaksanakan sebanyak 4 kali.

“Pola tahun ini berbeda dengan tahun kemarin. Tahun ini akan ada 4 kali rakor. Rakor pertama rencananya akan kita laksanakan pada akhir Februari ini. Rakor selanjutnya pada bulan Juni, September, dan November,” kata Firmansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/2) lalu.

Keempat rakor pariwisata bersifat saling berhubungan satu sama lain. Rakor awal membahas program dan kegiatan yang nantinya menjadi dasar pengalokasian anggaran melalui dana APBD dan APBN.

“Rakor pariwisata pertama difokuskan pada rencana program dan kegiatan yang diusulkan melalui dana APBD dan APBN tahun 2019 yang diperuntukkan bagi kegiatan yang ada di provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, rakor ini juga memetakan tugas dan wewenang  provinsi dalam mendukung program dan kegiatan di kabupaten/kota,” kata Firmansyah.

Kemudian, lanjut Firmansyah, rakor akan membahas terkait DAK (Dana Alokasi Khusus) dari Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar). Tahun ini ada 4 kabupaten yang mendapatkan DAK, yakni Kabupaten Belitung, Belitung Timur, Pangkalpinang, dan Bangka Barat. Provinsi akan mengajukan DAK untuk dapat mengakomodir 3 kabupaten/kota lainnya.

Program dan kegiatan yang telah dialokasikan dalam APBD dan Dekonsentrasi 2018 berkaitan dengan kegiatan provinsi yang akan dilaksanakan di kabupaten/kota dan kegiatan yang dilaksanakan olah kabupaten/kota yang berupa even budaya dan pariwisata dalam bentuk dukungan  penyelenggaraan even oleh provinsi kepada kabupaten/kota.

Alokasi anggaran dukungan even yang ada di Provinsi untuk mendukung even yang ada di kabupaten/kota. Provinsi akan mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan kabupaten/kota yang diprioritaskan.

“Dari kalender even 2018 yang ada di kabupaten/kota, mana yang perlu didukung oleh provinsi atau mana yang jadi pembebanan oleh kabupaten/kota. Dengan kata lain berdasarkan skala prioritas,” kata Firmansyah.

Disamping itu, kalender even masih membutuhkan penyempurnaan. Hal ini dikarenakan, masih terdapat even nasional dan internasional di kabupaten/kota yang belum terakomodir dalam kalender even. Sehingga membutuhkan dukungan dari alokasi APBD provinsi.

Firmansyah menambahkan bahwa pada rakor ini akan ada promosi bersama dengan kabupaten/kota dan pihak swasta, seperti maskapai NAM Air dan Sriwijaya Air. OPD terkait lain yang akan diundang dalam rakor, yakni Disbudpar dan Bappeda kabupaten/kota se – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembahasan rakor ke-dua berkisar tentang usulan alokasi DAK 2019 dan DAK provinsi. Dan rakor ke-tiga akan membahas tentang evaluasi progres serta kendala pelaksanaan DAK di kabupaten/kota. Sementara rakor ke-empat atau rakor terakhir akan mengevaluasi program dan kegiatan yang dilaksanakan kabupaten/kota serta rakor evaluasi DAK dan finalisasi usulan DAK 2019.

 

Penulis       : Ernawati Arif (Prahum Disbudpar Babel)

Foto            : Rafiq Elzan