PANTAI PUKAN AIR ANYIR PANGKALPINANG

 

Banyak tempat wisata yang ada di Bangka Belitung, salah satunya pantai, karena Bangka Belitung merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh pantai yang indah, eksotik, dan masih alami. Pantai bisa menjadi salah satu potensi besar yang layak untuk dikembangkan, sehingga bisa menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya adalah Pantai Pukan. Pantai Pukan terletak di Desa Air anyir, Pangkalpinang.  Jarak yang ditempuh dari pusat kota Pangkalpinang menuju pantai ini kurang lebih 13 km. Pantai Pukan baru diketahui oleh warga setempat saat pembukaan lahan untuk membuat jalan lintas. Jalan yang menghubungkan antara kota Pangkalpinang dan Sungailiat tersebut berada di pinggir pulau sehingga melewati banyak pantai. Sekitar satu tahun lalu pantai ini baru dibuka untuk umum.

Pantai ini sangat cocok untuk anak-anak yang ingin berenang di pantai karena pantai ini tidak begitu dalam dan tidak bergelombang tinggi sehingga sangat aman. Pantai ini dikelola oleh masyarakat sekitar desa Air anyir sebagai sumber tambahan mata pencaharian mereka. Mereka membuat saung-saung atau pondok-pondok sebagai tempat peneduh para pengunjung, membuat kamar mandi dan toilet dan di setiap pondok dibuatkan tempat memanggang bagi para pengunjung yang ingin melakukan aktivitas memanggang bersama keluarga. harga yang disewakan juga tidak terlalu mahal cukup membayar Rp.25000/ pondok.

Disana banyak para penduduk sekitar pantai tersebut melakukan aktivitas mencari kerang dan ikan seperti memukat atau menjala ikan. Seperti namanya Pukan dalam bahasa Bangka-nya artinya mukat atau mencari ikan dengan menggunakan jaring ditebarkan di laut, karena dulunya di daerah Pantai Pukan ini banyak sekali ikannya. Ayo para traveler yang suka menjelajah wisata alam datanglah kepantai satu ini bersama sanak keluarga anda dijamin pasti menyenangkan dan mengasyikan.

 

Penulis   : Rita Eviyanti (Penerjemah Pertama Disbudpar Babel)

Foto: https://www.google.com/search?q=pantai+pukan&tbm=isch&source=hp&sa=X&ved=2ahUKEwiBwKvuz5fgAhVQL6wKHSCaCCoQsAR6BAgDEAE&biw=1366&bih=654#imgrc=AE3UpGwvQFj5nM:

Sumber: 
Rita Eviyanti

Artikel Populer

07 Sep 2015 | Rusni
13 Jul 2017 | Rusni
09 Mar 2015 | BPS Babel dan Disbudpar Babel
20 Dec 2017 | Zahra Afifah