Museum Tanjung Pandan

Bahasa Indonesia/ English
 
Museum Tanjung Pandan terletak di dalam Kota Tanjungpandan tak jauh dari Pantai Tanjung Pendam. Museum ini dahulu bernama Museum Geologi dan pendiriannya dipimpin oleh DR. Rudolf A.J. Osberger (1928-1972) seorang ahli Geologi dari Austria pada tahun 1962, saat beliau masih bertugas di unit Penambangan Timah Belitung di Kelapa Kampit. Pada awalnya, museum ini dibangun di Kelapa Kampit, namun kemudian dipindahkan ke Tanjung Pandan untuk mempermudah akses umum.
 
Gedung tempat Museum Tanjung Pandan sendiri adalah  rumah tua yang pada masa colonial Belanda menjadi rumah tinggal kepala penambangan timah Belitung masa itu.  Bangunan itu juga pernah menjadi kantor NV. Billiton Maatschappij.

Awalnya museum mengoleksi artifak-artifak geologi. Namun kemudian koleksi museum semakin banyak dan beragam. Di Museum ini, selain pengunjung bisa melihat sejarah penambangan timah di Pulau  Belitung dalam bentuk replika tambang dan peralatannya serta koleksi batu mineral, dapat juga ditemukan barang-barang peninggalan bersejarah lainnya seperti artifak senjata, keramik China dan peralatan logam yang digunakan masyarakat dalam upacara dan kehidupan sehari-hari di masa lalu.
 
Museum juga mengoleksi beberapa hewan langka yang diawetkan seperti ikan arapaima dan Biawak berkulit halus (Berekong).  Di salah satu ruangan dipajang seperangkat meja kursi China dan pakaian pengantin China. Terdapat pula sisa-sisa ekskavasi Situs Batu Itam. Di halaman belakang bangunan, museum juga memiliki sebuah kebun mini yang dilengkapi dengan sarana bermain anak.
 
Selain Museum Tanjung Pandan, di Kabupaten Belitung juga terdapat Museum Badau yang mengoleksi persenjataan kuno.

Buka: Senin – Minggu Pukul: 08.00 s.d. 17.00 WIB
Tiket: Rp. 2.000
Alamat: Jl. Melati A.41 Tanjung Pendam, Tanjung Pandan
Telp.     : +62 719 22968, 24176
Faks.   :  +62 719  21392

 
Tanjung Pandan museum is located in Kota Tanjung Pandan near Tanjung Pendam Beach. Long time ago, it was named Museum Geologi that was established by DR. Rudolf A.J. Osberger (1928-1972) an Austrian geologist, in 1962, when he worked at tin mining unit of Belitung in Kelapa Kampit. At the first time, this museum was built in Kelapa Kampit but then it was moved to make it accessible.
 
The building where Tanjung Pandan Museum was built, was an old house which is used as a house for ferryman in colonialization era. It had been an office for NV. Biliton maatshappij.
 
Tanjung Pandan museum collected some geological artefacts, however, its collection is getting more and more variable. Not only history of tin mining in Belitung but also weapon, Chinese ceramics and metal equipment, that is used by people long time ago, can be seen in this museum.
 
This museum also has some corned rare animals, such as Arapaima Fish and Barekong. In one of the rooms, it was displayed a set of Chinese furniture and a couple of Chinese bridegroom dress. Moreover there are some residual of Batu Itam sites excavation. At the backyard, there is a mini garden with children playground.
 
In addition to museum Tanjung pandan, Belitung regency also has Museum Badau, collecting some ancient weapons.
 
Opening Days/hours: Monday- Sunday/ 8.00 p.m-5.00 a.m
Entrance Fee: IDR. 2000
Address: Jl. Melati A.41 Tanjung Pendam, Tanjung Pandan
Telp : +62719 22968, 24176
Facs: +62 719 21392

Naskah: Rusni
Translator: Rita Eviyanti
English Ed: Gunawan
Photo: Rusni

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Kabupaten Belitung, Heritage
Kabupaten Belitung, Heritage