Masjid Jamik dan Klenteng Kung Fuk Min (Muntok)

Bahasa Indonesia/English/Japanese
 
 
Masjid Jamik Dan Kelenteng Kung Fuk Min yang saling berdampingan merupakan peninggalan sejarah di muntok yang juga menjadi simbol kerukunan umat serta suku di Bangka. Kedua bangunan terletak di Kampung Tanjung, Kecamatan Muntok, tidak jauh dari pelabuhan lama.
 
 
(Photo: Rusni)

 

Masjid Jami' merupakan Masjid pertama di Muntok, didirikan pada periode Kolonial/ 1879 M/1300H oleh Batin Muntok yang dibantu oleh masyarakat setempat, termasuk orang-orang Cina Kaya yang sebagian telah masuk Islam dan Mayor Chung A Thiam. Bangunan bergaya kolonial ii memiliki atap 2 tingkat yang menyerupai atap tumpang seperti pada masjid-masjid kuno di Jawa.
(Photo: Rusni)
 
Sebelum Masjid dibangun, Kelenteng telah lebih dulu dibangun oleh orang-orang Cina dari suku Kuantang dan Fu kien yan telah lama menetap di Muntok pada 1820. Kelenteng ini merupakan kelenteng Cina pertama di mentok dari Mayor A Tiom. Kompleks Kelenteng terdiri dari 3 buah bangunan dengan bangunan utama berada di tengah. Bangunan utama memiliki atap berbentuk pelana (saddleback-roof). Komponen lain dari bangunan adalah gapura utama, pagar keliling, halaman, pagoda dan arca Singa. Kelenteng ini pernah direnovasi pada Februari 1977.

Masjid Jamik (Grand Mosque) and the Kung Fuk Min Temple or Kelenteng are the heritage in Bangka symbolizing the harmony among different adherents and tribes in Bangka. Both heritages are located in Kampung Tanjung, Muntok, not far from the old port.
The Grand Mosque is the first mosque in Muntok, built in the colonial period (1879 M/1300H) by Batin Muntok and the locals, including rich Chinese who adhered Islam and Mayor Chung A Thiam. This colonial styled building has 2 level roofs, almost similar to overlapping roofs usually used in ancient mosques in Java.
Before the mosque was built, the temple/Kelenteng was built earlier in 1820, by the Chinese from Kuantang and Fu Kien tribes who had long lived in Muntok. This temple is the first Chinese temple in Muntok by Mayor A Tiom. The temple complex consists of 3 buildings in which the main building is in the center. This main building has saddleback roof. Other components of the main building are the main gate, fence, yard, pagoda and lion statue. The temple was renovated in February 1977.

マスジッド・ジャミ(グランドモスク)とクンフーミン寺院(クレンテン)は、バンカ島のさまざまな部族や宗教の和を象徴する遺産です。ムントク市カンプン・タンジュンの旧港からさほど遠くない所にあります。
グランドモスクは、オランダ植民地時代に建てられたムントク最初のモスクです。1879年、イスラム教とチュン・テャム市長を崇拝していたバンカ島の中国系富豪が、バティン・ムントク(高貴な人の名称)や地元の人々と共に建設しました。このコロニアル風の建物は、ジャワ島の古代モスクの二段屋根と類似したものが使用されいます。
クンフーミン寺院は、ムントクに長く前から住んでいたクアンタングとフ・キエン族の中国系移民によって、グランドモスクの建設以前の1820年に建てられました。ティオム市長によって、ムントクに初めて建設された中国寺院です。3つの建物から構成され、切妻屋根がある本堂には、正門、フェンス、庭、塔、シーサーなどがあります。1977年2月に改装されました。

Bahasa & English: Rusni
Japanese: Mayumi Sano
 

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Nature, Heritage, Kabupaten Bangka Barat
Heritage, Kabupaten Bangka Barat
Heritage, Kabupaten Bangka Barat
Heritage, Kabupaten Bangka Barat
Heritage, Kabupaten Bangka Barat