Lada Putih

 
Bahasa Indonesia/English
 
Bahasa Indonesia
 
Bangka Belitung dikenal sebagai daerah penghasil lada putih yang terkenal dengan brand Muntok White Pepper. Perkebunan lada tidak hanya ditemukan di Muntok,, Kota utama Pulau Bangka di masa lalu, tetapi tersebar di Pulau Bangka dan Belitung. Oleh karena itu, menyaksikan pemandangan perkebunan lada adalah salah satu kegiatan yang dapat dilakukan ketika berkunjung ke Pulau Bangka Belitung. Jika beruntung, berkunjung ke Bangka Belitung pada saat panen, dapat juga melihat para petani lada memetik lada dan memproses lada lebih lanjut. Di waktu-waktu lalu, masa panen ini jatuh disekitar bulan Juli atau Agustus.
 
Lada, dan juga timah putih, merupakan tanaman yang nilainya sangat strategis bagi Kerajaan Sriwijaya sehingga mengundang Bangsa Eropa datang menjajah nusantara, Dalam sebuah buku berjudul “Menguak Sejarah Timah Bangka Belitung” (Erwiza Erman, 2009), disebutkan bahwa Sultan Mahmud Badaruddin mengucapkan “Saya juga berperang melawan VOC, tetapi perang saya berbeda: Saya menggempur VOC dengan lada dan timah, dan VOC membalas saya dengan koin-koin spanyol yang berharga”.
 
Lada atau merica disebut oleh orang Bangka Belitung dengan Sahang. Tanaman lada hanya berumur sekitar 6 atau 7 tahun saja. Tanaman ini berdaun tunggal dengan batang yang berbuku-buku dan tumbuh merambat. Oleh karena itu, diperlukan tiang untuk tempat merambat lada, yang biasanya disebut dengan junjung. Junjung sahang bisa berupa tiang kayu ataupun batang pohon hidup lainnya. Butiran buah lada berbentuk bulat dan berada dalam tangkai bertandan.
 
Picture: A Japanese Traveller observing pepper trees in Belitung Island
 
Yang membedakan lada putih dan lada hitam adalah proses pasca panen. Lada hitam biasanya dipetik sebelum buahnya benar-benar matang yang kemudian dikeringkan. Sementara itu, lada putih diperoleh dari lada yang dipetik ketika sudah matang dan melalui proses pencucian dan perendaman untuk melepaskan tangkai dan mengupas kulit luar sebelum dijemur dibawah panas matahari. Biasanya lada direndam di sungai-sungai yang airnya bersih dan mengalir untuk menjaga mutu.
 
Di perkampungan lada, apabila sedang musim panen, biasanya halaman rumah-rumah petani akan dipenuhi tikar-tikar yang diatasnya diletakkan butiran lada yang telah selesai direndam. Saat itu, perkampungan tersebut akan dipenuhi aroma khas lada yang sangat menyengat sisa proses perendaman. Tentu saja bau menyengat itu tidak seberapa dibandingkan bau lada yang sedang direndam.
 
Lada putih akan siap dijual atau digunakan setelah proses penjemuran selesai. Untuk mengetahui pakah lada telah kering dengan baik dapat diketahui dengan cara menggigitnya saja. Jika digigit biji lada kering terbelah dua atau lebih, maka lada itu telah telah kering dan siap dijual atau digunakan.

English
 
WHITE PEPPER
 
Bangka Belitung is famous as the producer of Muntok White Pepper, one of the best white pepper brands in the world. It is called after Muntok white pepper, despite pepper plantation is not only found in Muntok, the main city of Bangka island in the past. Ones can find pepper plantation in various areas in Bangka Belitung. Therefore, watching the scenery of pepper plantation is also something worth to do when going to Bangka Belitung. If lucky, when visiting Bangka Belitung at the harvesting time, ones can see the pepper farmers are picking peppercorns and processing them. Previously, the harvesting time was around July and August.
 
Pepper, as well as tin, is highly valuable for Sriwijaya Kingdom in the past, that also inviting Europeans came to colonize the Indonesia archipelago, including Bangka and Belitung. In a book “ Menguak Sejarah Timah Bangka Belitung”  ( Revealing the tin history in Bangka Belitung) by Erwiza Erman (2009), the writer stated that Sultan Mahmud Badaruddin (The King of Sriwijaya) said that “ I also fought against VOC (Verenigde Oost-Indische Compagnie), but my war is different, I bombarded the VOC with pepper and tin, and the VOC bombards me with good Spanish coins”.
 
Pepper is called “Sahang” by the local people. Pepper plant lasts only about 6 or 7 years. The plant has single leaf type with jointed stems and grows vines. Therefore, it is necessary to provide pole for the vine. The poles are usually called “junjung”. Junjung can be wooden poles or other living tree trunks. The grains of the pepper fruit are like berries. They are round and attached to the bunch.
 
What distinguished white pepper and black pepper is the post-harvest processing method. Black pepper is usually picked before completely ripe and not soaked into water. Meanwhile, white pepper is gained from the pepper that is picked when ripe and must go through the process of washing and soaking to remove the stalk and peel the coat before being dried under the sun. Usually, the pepper is soaked in rivers where the water is clean and flows to maintain the good quality.
 
In the villages, when it is the pepper harvesting time, usually we can see the yards of the pepper farmers are filled with mats. The pepper grains after they were soaked for a week in the river are dried by placing them on the mats under the heat of the sun. At that time, the villages will be filled with distinctive aroma of pepper that is very pungent as the result of the soaking process. Of course, that stench is still nothing compared to the smell of the pepper being soaked at the rivers.
 
White pepper is ready to be sold or used after the drying process is completed. Simply bite the pepper seed to determine whether the pepper has been properly dried or not. If bitten dried pepper seed splits in to two or more, then the pepper is properly dried and ready to be sold or used. 

Bahasa: RB/Fajri
English: RB/ Rita
Photo: Mayumi Sano / Rusni
 

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Bangka Belitung, Nature, Special Interest
Bangka Belitung, Nature, Culinary, Special Interest
Bangka Belitung, Nature, Culinary, Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur