Kadisbupar Babel Sambut 28 Bujang Dayang

Foto bersama usai pembukaan pemilihan Duta Wisata Provinsin Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2017, di ballroom Bangka City Hotel, Rabu (18/10/2017)

 

           

Pangkalpinang –  28 (dua puluh delapan) peserta pemilihan Duta Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2017 disambut langsung Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kadisbudpar Babel), Rivai. Didampingi Widyastuti, Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kelembagaan, Rivai membuka secara resmi acara sekaligus hari pertama karantina peserta.

Dalam sambutannya Rivai mengajak para peserta untuk dapat bersaing dengan sportif dan mengembangkan bakat yang ada selama karantina. “Ada sejumlah narasumber yang akan memberikan materi yang dibutuhkan selama masa karantina. Optimalkan lah sumber ilmu pengetahuian tersebut, sehingga menjadi benar-benar bermanfaat bagi anak-anakku sekalian,” kata Rivai, di ballroom Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (18/10/2017).

Rivai juga mengingatkan para peserta bahwa ajang pemilihan Duta Wisata Babel ini merupakan wadah generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata.

“Sebagai anak-anak muda Babel sudah sepantasnya lah memahami dan bangga akan potensi wisata yang ada di daerah kita. Kami, sebagai orang tua tentunya menaruh harapan besar kepada anak-anakku sekalian, bahwa kalian lah yang nantinya menggaungkan kepariwisataan Bangka Belitung, hingga ke mencanegara,” tambah Rivai.

28 peserta adalah 2 (dua) pasang dari 7 (tujuh) kabupaten/kota se – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sejumlah materi akan diberikan narasumber berkompeten dibidangnya masing-masing. Beberapa poin dalam penilaian, antara lain pengetahuan umum, bahasa Inggris, kebudayaan dan pariwisata, sikap dan kepribadian, dan unjuk bakat.

Masa karantina akan diakhiri dengan malam grand final pada 21 Oktober 2017, di tempat yang sama. Pasangan Duta Wisata Babel 2017 nantinya akan mengikuti pemilihan Duta Wisata Indonesia Tahun 2017 di Nusa Tenggara Timur, sejak 28 November hingga 3 Desember 2017 mendatang.

Menanggapi hal ini, Rivai sempat mengatakan pentingnya masa karantina ini untuk “mematangkan” para peserta, terutama mentalnya. Hal ini dikarenakan, persaingan akan menjadi lebih ketat dengan para peserta dari sejumlah provinsi di Indonesia.

 

Penulis                 : Ernawati Arif

Editor                   : Yuliarsih

Updater                : Rafiq Elzan

Dokumentasi        : Rafiq Elzan