Jumput Cempedak

Bahasa Indonesia/ English
 
 
Jumput Cempedak adalah gorengan manis berbentuk jumputan yang digoreng dengan minyak yang banyak. Kue ini berbahan  dasar buah Cempedak. Buah Cempedak (Artocarpus integer) adalah buah yang dihasilkan dari tumbuhan pohon Cempedak yang bentuk buahnya mirip dengan nangka (Artocarpus heterophyllus) namun lebih kecil dan cenderung memanjang, mempunyai rasa yang manis serta aroma yang harum.

Buah Cempedak adalah buah musiman yang biasanya bersamaan musimnya dengan buah durian dan manggis. Buah Cempedak yang sudah matang, selain dapat dimakan langsung, oleh masyarakat buah ini juga bisa diolah menjadi masakan sayur (lempah darat dan lempah kelapa) dan penganan ringan seperti dodol (lempuk) atau gorengan. Sebutan yang populer untuk gorengan ini adalah Jumput Cempedak.

Jumput Cempedak merupakan olahan yang paling sederhana dari buah Cempedak, penganan istimewa yang digemari masyarakat Bangka Belitung. Terbuat dari buah Cempedak yang sudah matang, tepung terigu, gula, garam dan air sebagai pelarut. Pengolahannya cukup sederhana, tepung terigu dicampurkan dengan gula dan garam, tambahkan air sambil diaduk hingga tercampur rata. Masukkan buah Cempedak yang sudah dipisahkan dari bijinya kedalam adonan tepung hingga dapat dibentuk jumputan. Panaskan minyak dalam wajan, lalu masukkan adonan jumputan ke dalam penggorengan, goreng hingga kuning kecoklatan setelah itu angkat dan tiriskan.

Buah Cempedak yang sudah ranum rasanya sangat manis, sehingga penggunaan gula dapat dikurangi untuk menghindari rasa yang terlalu manis. Pada waktu  proses penggorengan, boleh ditambahkan mentega ke dalam minyak agar hasil gorengan lebih gurih dan berwarna kuning. Aroma saat menggoreng sangat menggugah selera.  Aroma kuat buah Cempedak merupakan bagian dari ciri khas buah ini seperti layaknya buah durian, apalagi jika cempedak ini digoreng, aromanya akan lebih kuat.

Menikmati Jumput Cempedak tidak mengenal waktu karena bisa dinikmati kapan saja. Jumput Cempedak tetap enak dinikmati langsung dalam kedaaan dingin ataupun hangat. Makanan ini semakin nikmat jika disandingkan dengan kopi atau teh hangat. Kuliner ini termasuk dalam kue musiman sehinggga menunggu kehadirannya merupakan bagian dari sensasi menikmati hasilnya.
 
Jumput Cempedak is a sweet fritter that is usually round in shape. It is a deep-fried snack made of Cempedak as its main ingredient. Cempedak (Artocarpus integer) is a sweet and fragrant fruit, which is very similar to the much more common jackfruit, but tubular and smaller in size.
 
The same as durian and mangosteen, cempedak is a seasonal fruit. The flesh can be eaten fresh or processed into vegetable soups known as lempah darat and lempah kelapa and snacks like lempuk (candied Cempedak) or fritter, which is locally known as Jumput Cempedak.
 
Jumput cempedak is the simplest way in processing the fruit. This favorite snack of Bangkanese people is made of ripe Cempedak flesh, flour, salt, pepper, and water. Mix flour with salt and sugar. Add water while keep stirring all ingredients to have a well blended batter. Put in Cempedak flesh which has been separated from its seeds and keep stirring it until it is thick. Heat the oil and deep-fry the batter to golden brown.
 
The ripe Cempedak is very sweet. So, reduce sugar to avoid extremely sweet fritter. To have more pleasant taste and golden fritter, add some butter into the oil. The smell during the frying whets the appetite. The strong and sweet smell of Cempedak, just like durian, will be stronger if it is fried.
 
There is no specific time to enjoy Jumput Cempedak. It can be eaten anytime, hot or cold. It will be tastier to enjoy it with hot coffee or tea. This seasonal snack can be found only in its season. Waiting for the season is a part of a sensation of its delicacy.

Penulis: Wiji Wijayanti
Translator: S.A. Sobri
Editor: Yuliarsih (Bahasa Indonesia)/ Rosy Handayani (English)
Photo: Rusni

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Bangka Belitung, Culinary
Bangka Belitung, Culinary
Bangka Belitung, Culinary
Bangka Belitung, Culinary
Bangka Belitung, Culinary