Jelang Hari H, Rapat Pemantapan Festival Kemuja Digelar

Pangkalpinang - Jelang hari H, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) melalui Bidang Kebudayaan kembali menggelar rapat pemantapan Festival Kemuja di ruang rapat Disbudpar Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Senin (15/10/2018).
 
Festival bertaraf internasional ini disepakati berlangsung pada 16-18 November mendatang. Dilanjutkan dengan Festival Budaya Melayu pada 20-21 November 2018 di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka. 
 
Kepala Bidang Kebudayaan Zuardi memimpin rapat, didampingi Kepala Seksi Kesenian Saefuddin Zuhri. Zuardi mengatakan agar setiap pihak terkait dapat memberikan upaya terbaik dalam mensukseskan Festival Kemuja.
 
"Dalam Festival Kemuja ini ada beberapa pihak terkait yang sudah ditentukan pembagian tugasnya masing-masing. Mulai dari Pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten, hingga Provinsi. Dengan rapat ini, kita berupaya untuk memaksimalkan persiapan Festival Kemuja agar dapat berjalan sukses dan lancar," kata Zuardi.
 
Untuk itu, lanjut Zuardi, dibutuhkan kekompakan dan sinergi dari semua pihak.
 
"Ada beberapa hal yang harus kita sinergikan dengan baik. Jangan sampai ada kesalahpahaman saat pelaksanaan nanti. Kita harus kompak agar kedua event baik Festival Kemuja dan Festival Budaya Melayu, dua-duanya dapat berlangsung sukses," lanjutnya.
 
Zuardi juga menyampaikan bahwa Festival Kemuja direncanakan akan mengundang peserta dari negara serumpun.
 
"Iya, Festival Kemuja ini sangat kental dengan Melayunya. Rencananya kita akan mengundang peserta dari luar negeri yang masih serumpun dengan kita, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan lain-lainnya," sampainya.
 
Seperti yang diketahui bahwa Festival Kemuja merupakan brand dari Festival Seni Budaya Islam yang memiliki beberapa tujuan, diantaranya untuk mempromosikan budaya Melayu Bangka Belitung. Disamping itu, inti dari Festival Kemuja adalah memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW. 
 
Berkenaan hal tersebut, Ketua Komite Maulid Nabi Desa Kemuja, Syamsudin berpesan agar penampilan sanggar yang akan tampil dapat menyesuaikan busana dengan tema atau momen yang akan berlangsung.
 
"Festival Kemuja ini intinya memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. Jadi nanti, mohon penampilan sanggar dapat menyesuaikan dengan temanya. Mungkin bajunya yang sopan, tapi tetap menarik," kata Syamsudin.
 
Sementara Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka (Disdikbud Bangka), Windiati menyampaikan bahwa terdapat variasi pada panggung, agar terlihat lebih menarik.
 
"Untuk lay out panggung, kita akan variasikan sedikit, supaya lebih bagus dan berbeda dengan tahun kemarin," kata Windiati.
 
Rapat pemantapan dihadiri oleh Disdikbud Bangka, Komite Maulid Nabi Desa Kemuja, dan Kepala Desa Kemuja beserta jajaran.
 
Penulis : Ernawati Arif (Pranata Humas)
Foto     : Ernawati Arif