Desa Nelayan Kurau

Desa Nelayan Kurau berada sekitar 21 KM dari Kota Pangkalpinang. Terletak di pesisir pantai yang menghadap ke Laut China Selatan, Desa ini akan kita lewati dalam perjalanan dari pangkalpinang menuju Koba. Masyarakat Desa Kurau umumnya adalah keturunan Bugis yang berprofesi sebagai Nelayan. Dari Desa Kurau ini, wisatawan yang ingin pergi ke Pulau Ketawai dapat menyewa perahu. Pemandangan perahu-perahu nelayan di dekat pelabuhan, di sisi kiri dan kanan jembatan yang menghubungkan kedua desa adalah pemandangan yang khas dari desa ini.

Pada siang hari banyak Nelayan Kurau menjajakan hasil tangkapan yang mereka peroleh, seperti kepiting, ikan dan lain-lain yang masih segar, yang bisa di beli di sepanjang pinggir jalan raya, tidak jauh dari jembatan Kurau. Bila anda adalah orang yang memiliki hobi menyelam atau menjelajah, desa ini adalah tempat yang cocok untuk anda datang karena disini terdapat perahu-perahu nelayan yang dapat disewa untuk anda menyelam menikmati keindahan alam bawah laut atau bahkan melancong ke pulau-pulau kecil lepas pantai.

Pada tahun 1950an, jembatan Kurau pernah roboh, sehingga akses masyarakat Bangka di Selatan dengan di Utara sempat terputus. Saat itu muncul istilah "Ancok Kurau" yang artinya hancur Kurau. Istilah itu sekarang masih sering dipakai apabila orang merasa pekerjaan atau urusan yang sudah dibangun atau dikerjakan menjadi kacau balau dan sulit dilanjutkan kembali.

 

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah