Pantai Penyusuk

 
Terletak di Desa Penyusuk, Kelurahan Bukit Ketok dan berjarak ± 25 km dari pusat kota Belinyu kearah utara pulau Bangka, kita akan menemukan ujung paling utara pulau yang dinamakan Pantai Tanjung Penyusuk atau lebih dikenal dengan nama Pantai Penyusuk saja. Perjalanan yang ditempuh menuju lokasi pantai ini ± 15 menit menelusuri jalan beraspal hingga ke pantainya. Perjalanan dapat dilakukan menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan, karena tidak ada angkutan umum menuju lokasi tersebut. Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi dengan pemandangan yang berganti ganti sepanjang perjalanan, ada lokasi penambangan timah yang dikelola secara sederhana oleh masyarakat local, ada pula perkampungan penduduk etnis cina, perkampungan melayu serta perkebunan cengkeh dan jambu mete. Sebelum mencapai pantai, perjalanan kita dimanjakan dengan pemandangan lautan biru di sebelah kanan serta menyaksikan pantai dari atas jalan perbukitan.
 
Seperti pantai pantai lain di pulau Bangka, Pantai Penyusuk juga menyajikan pasir putihnya, dengan susunan – susunan batu granit besar dan kecil. Bebatuan granit di pantai ini lebih banyak dari pada pantai lain di pulau Bangka, bahkan dapat dikatakan, hampir 70 %  pantai yang terbentang seluas ± 4 km ini tertutupi batu granit. Di tengah pantai terdapat batu granit yang menjulang dan sangat besar, sehingga pengunjung sering mendaki batu tersebut untuk kemudian bersantai menikmati ombak laut yang menghantam bebatuan.  Bebatuan ini seolah membelah laut menjadi 2 bagian, dimana bagian utara ombaknya sangatlah besar, karena berbatasan langsung dengan Laut Natuna sehingga pengunjung tidak disarankan untuk berenang di bagian ini. Sedangkan sebelah barat, gelombangnya lebih tenang karena tertutupi oleh pulau pulau yang berjejer dihadapan pantai, sehingga pengunjung dapat dengan leluasa membawa keluarga untuk berenang.
 
Pantai penyusuk memiliki pemandangan beberapa pulau kecil didepannya, salah satunya yang paling terkenal adalah Pulau Lampu. Disebelah barat Pulau Lampu ada Pulau Putri yang juga menghadirkan keindahan tak kalah dengan Pulau Lampu. Untuk menuju pulau – pulau ini, kita dapat menyewa perahu nelayan setempat.
 
Pulau Lampu merupakan pulau kecil, dinamakan seperti itu karena terdapat mercusuar untuk memandu kapal yang melewati laut Penyusuk di malam hari yang dijaga oleh petugas dari kementerian perhubungan unit Palembang. Dipulau ini juga terdapat Bangunan Tua peninggalan Belanda serta Makam tua yang merupakan makam penjaga pertama pulau. Tak kalah menariknya, di pulau ini wisatawan dapat menyaksikan keindahan terumbu karang disekitar pulau dengan ikan – ikan karangnya yang berwarna warni, pemandangan ini dapat disaksikan dengan hanya berenang saja atau snorkeling dan diving.
 
Jembatan Penyusuk
 
Pulau Putri terletak disebelah barat Pulau Lampu. Di Pulau ini, kita dapat menyaksikan terumbu karang yang tumbuh tak jauh dari pantainya yang berpasir putih, atau menikmati angin dari atas batu granit. Pulau ini memiliki 2 sisi yang kontras. Pada bagian barat pantai, angin berhembus kencang dan ombaknya cukup besar, namun pada sisi selatan, air cukup tenang karena terlindungi oleh pepohonan di pulau tersebut. Sebenarnya antara Pulau Putri dengan Pantai Penyusuk pernah dibangun jembatan penghubung, namun karena kurang perawatan dan kencangnya ombak dan angin, saat ini jembatan tersebut tinggal puing – puing saja.

Naskah: Risnawati
Photos: Edo Martyno
 
 
 
 

Destinasi Lainnya

Beach/Marine, Kabupaten Belitung
Culture and Arts, Kabupaten Bangka Barat
Heritage, Kabupaten Bangka Selatan
Nature, Kabupaten Belitung
Heritage, Kabupaten Bangka Barat

Destinasi Terkait

Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka