Pemprov Babel Gelar Sosialisasi Kesiapan Desa Wisata sebagai Destinasi Unggulan di Era New Normal

avatar Agus Purnama
Agus Purnama
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar, Darlan mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman, menyampaikan sambutan pada Kegiatan Sosialisasi Desa Wisata
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar, Darlan mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman, menyampaikan sambutan pada Kegiatan Sosialisasi Desa Wisata

BELITUNG - Dalam rangka mendukung pembangunan kepariwisataan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat bidang pariwisata di sekitar KSPN.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) Babel menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Kesiapan Desa Wisata sebagai Destinasi Unggulan di Era New Normal, Selasa (28/7/2020) di Hotel Grand Hatika, Tanjung Pandan, Belitung.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) periode 2019-2021, yang bertujuan mendukung pembangunan kepariwisataan di KSPN Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung dalam bentuk kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pariwisata di sekitar KSPN tersebut.

Industri pariwisata maupun masyarakat disekitar daya tarik wisata di KSPN Tanjung Kelayang maupun disekitarnya dapat mengetahui dan melaksanakan program recovery (pemulihan) yang ditetapkan oleh Pemprov Babel maupun Pemkab setempat dalam menjalankan aktivitas pariwisata bersama, untuk pembangunan kepariwisataan di Pulau Belitung umumnya, dan khususnya KSPN.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Sekretaris Daerah Babel Bidang Administrasi Umum dan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kadisbudpar Babel, Darlan, mengatakan terhitung 1 Juli 2020, Babel telah memberlakukan New Normal (tatanan baru) di bidang pariwisata yang ada di satu kota dan enam kabupaten se-Babel, termasuk di dua kabupaten yang ada di Pulau Belitung.

“Ini merupakan momentum bagi pariwisata Babel untuk ambil bagian dan kesempatan, guna bangkit kembali setelah cukup lama terpuruk oleh pandemi Covid-19, tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI, “ujar Darlan.

Kegiatan sosialisasi ini, diharapkan Darlan, mampu membawa dampak signifikan bagi masyarakat di destinasi pariwisata di Pulau Belitung, baik yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola desa wisata, pengelola HKM dan pelaku industri pariwisata dapat bekerja sama dalam mengembangkan sektor unggulan pariwisata, bagi kemajuan pariwisata Babel,”harap Plt.Kadisbudpar Babel.

Kegiatan Sosialisasi itu, menghadirkan dua narasumber, yakni : Pertama, Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobi, beliau memaparkan segmen pasar potensial wisatawan untuk pariwisata di Pulau Belitung; dan narasumber yang Kedua, Pelaksana Tugas (Plt) Kadisbudpar Babel, Darlan, yang pada kesempatan itu memaparkan tentang kesiapan desa wisata di Pulau Belitung sebagai destinasi pariwisata unggulan Babel di era New Normal.

Selain Gubernur Babel yang diwakili Plt. Kepala Disbudpar Babel, Darlan, turut hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar Ishak, Pejabat Administrator/Pengawas Disbudpar Babel, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Sejumlah Pengurus Asosiasi Industri Pariwisata di Pulau Belitung, Pengelola Desa Wisata, Pengelola HKM, Pokdarwis dan unsur terkait lainnya.

Untuk diketahui, ini kegiatan sosialisasi perdana di bidang pariwisata yang dihelat Pemprov Babel di masa Covid-19. Kegiatan tersebut, tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni menjaga jarak tempat duduk peserta, narasumber, dan panitia dengan kapasitas ruangan, setiap peserta wajib menggunakan masker dan pihak hotel menyiapkan sarana cuci tangan.

Penulis : Wiji Wijayanti/Agus Purnama