Buka Rakor DAK di Belitung, Kepala Disbudpar Babel Sampaikan ini

avatar Agus Purnama
Agus Purnama
Kepala Disbudpar Babel, Rivai memberikan Arahan Saat Membuka Rakor DAK 2019 di Hotel BW Inn Tanjung Pandan, Belitung, Rabu (2/10/2019)
Kepala Disbudpar Babel, Rivai memberikan Arahan Saat Membuka Rakor DAK 2019 di Hotel BW Inn Tanjung Pandan, Belitung, Rabu (2/10/2019)

 

TANJUNG PANDAN, BELITUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Perencanaan Perangkat Daerah Tahun 2019. Ini dimaksudkan dalam upaya penyelenggaraan pembangunan kepariwisataan daerah yang terencana, terpadu dan berkesinambungan.

Kegiatan dipusatkan di Hotel BW Inn Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung pada 1 hingga 4 Oktober 2019, yang terbagi dalam dua sesi dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi itu, dibagi menjadi 2 agenda pembahasan, yakni Sesi Pertama, Pembahasan Evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2019 dan yang Kedua, Usulan DAK baik fisik maupun non fisik  Tahun 2020.

Disbudpar Babel menghadirkan narasumber, yaitu Kepala Bagian Anggaran II Biro Keuangan Sekretariat Kementerian Pariwisata RI, Anggita Kiki Rahardiyanti.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel, Rivai saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan, Pembangunan Kepariwisataan tidak bisa serta-merta terbangun tanpa memiliki konsep atau rencana yang terukur dan matang.

“Melalui Rakor, sekaligus evaluasi ini, pada hari ini, Kadisbudpar Babel menegaskan, kita yang hadir dalam forum ini memiliki tujuan supaya terciptanya pembangunan kepariwisataan bertanggung jawab, pembangunan kepariwisataan terpadu antar komponen pariwisata, lintas sektor, lintas wilayah, dan antar pelaku, pembangunan kepariwisataan berbasis masyarakat, dan pembangunan kepariwisataan beridentitas lokal dan berwawasan global,” papar Rivai.

Sementara itu, Kepala Bagian Anggaran II Biro Keuangan Sekretariat Kementerian Pariwisata RI,  Anggita Kiki, mengatakan, Babel setiap tahunnya mengalami kenaikan anggaran baik pada alokasi anggaran DAK Fisik maupun DAK Non Fisik. 

Dana Alokasi Khusus ini, menurut Kiki, khusus Bidang Pariwisata masuk kedalam DAK Fisik Penugasan, dimana tujuannya adalah untuk mendukung tema prioritas nasional dan pembangunan daerah berciri kepulauan.

Di kesempatan yang sama, Kepala Subbagian Perencanaan Disbudpar Babel yang juga Ketua Pelaksana Kegiatan, Firmansyah menjelaskan, tujuan diselenggarakan Rakor dan Evaluasi ini, adalah untuk menjawab isu strategis pembangunan kepariwisataan daerah yang harus memperhatikan berbagai aspek, yakni, Pertama, Sinergitas Pemprov dan Kabupaten/Kota dalam upaya pembangunan dan pengembangan kawasan prioritas pariwisata yang ada di daerah.

Kedua, lanjut dia, Kapasitas sumber daya manusia pariwisata untuk mendukung pengembangan daerah sebagai destinasi pariwisata. Ketiga, Kepemimpinan yang konsisten dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan yang berpihak pada pariwisata.

Selanjutnya, atau Keempat, lanjut Firmansyah, Kapasitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan Daerah sebagai destinasi pariwisata. Kelima, Keterpaduan pembangunan seluruh sektor dan pemerintahan dalam mendukung  pengembangan kepariwisataan sebagai sektor ekonomi andalan daerah.

Keenam, masih kata dia, Pariwisata sebagai sektor pendorong penguatan ekonomi masyarakat, Ketujuh, Pariwisata sebagai pengendali pemanfaatan ruang berwawasan lingkungan. Ke delapan, Pariwisata untuk meningkatkan apresiasi masyarakat dan wisatawan terhadap sumber daya alam dan pelestarian budaya daerah.

Rakor dan Evaluasi ini, diikuti sebanyak 35 orang peserta yang berasal dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten / Kota se-Babel, yakni Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Destinasi dan Kasubbag Perencanaan, dan Pejabat teknis terkait lainnya, yakni Bakuda dan Bappeda Kabupaten/Kota dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung. (Penulis : Firmansyah/Agus Purnama, Editor : Ahmad S)